Minggu, 20 Mei 2012

Sahabat Terbaik :D

Mumpung masih pagi, otak masih seger, bebas polusi sama radikal bebas yang bisa menghambat kinerja otak gue buat nulis cerita di blog, maaf, ngetik maksud gue.

Sahabat, dari kata yang terdiri dari 7 huruf itu bisa menghasilkan banyak pengertian. Buat gue sahabat adalah orang yang selalu ada (selain pacar) di saat gue berada di atas (bukan di atas langit2) dan selalu mengulurkan tangannya ketika gue sedang terpuruk (jadi sahabat itu sejenis manusia karet). Bukan. Sahabat adalah gelar tertinggi dari sebuah hubungan pertemanan. Mereka adalah saudara tanpa hubungan darah yang lahir dari adanya pertemanan yang terjalin cukup lama.

Ngomong2 tentang sahabat, gue punya 1 sahabat yang gue punya sejak SMP. Kemanapun gue pergi dia selalu ngikutin gue di belakang, gue juga gak pernah lupa ngasih dia makan...tunggu, itu kucing. Di bahasan kali ini gue gak akan bahas tentang kucing. Dia manusia sama seperti gue, gue biasa panggil dia 'ucrit', nama sebenarnya Ukhti Aulia Rakhmah, tapi entah kenapa lidah gue serasa kaku kalo panggil dia dengan nama 'ukhti'.

Si Ucrit ini udah gue anggep kaya kakak perempuan gue sendiri, walaupun kalo kita di jejerin lebih mirip bapak sama anak. Iya, dia anaknya super mini, dan ke-miniannya itu sendiri sangat menguntungkan gue apalagi ketika ujian. Kebetulan absen dia di atas gue, jadi kalo gue mengalami degradasi otak ketika mengerjakan soal ujian gue gak perlu susah2 ngemis2 minta jawaban. Cukup menegakkan posisi duduk gue, maka di depan akan terlihat oasis yang akan menyejukkan mata dan menyegarkan otak gue yang hampir lumpuh. Kejam??? memang!!! karena hidup itu memang kejam kawan... HAHAHA

Lulus SMP gue kira bakal berpisah sama dia, karena doi bilang mau nglanjutin ke SMA elite yang ada di kota. Tapi takdir berkata lain, doi ternyata gagal masuk ke SMA elite dan terdampar di SMA yang sama kaya gue. huahahahhaha.... Gue gak berharap muluk2 dari itu, cukup jadikan gue satu kelas lagi sama dia dan dekatkan nomor absen kami kayak pas SMP. Yaah walapun harus nunggu 1 tahun atas doa gue itu. 

Makin kesini persahabatan kita makin terjalin dengan baik. Saking akrabnya gue sama ucrit, terkadang gue suka lupa kasih jawaban yang salah. Ceritanya gini, adalah hal yang wajib ketika anak kelas 3 mau lulus pasti bikin buku tahunan. Entah visi misinya apa, yang jelas buat seru2an dan apapun yang bersifat seru itu wajib dilaksanakan. Di buku tahunan itu sendiri berisi biodata anak2 mulai dari A-Z dari hal yang gak penting sampe hal yang paling gak penting akan dicantumin di buku tahunan. Dalam biodata tersebut, biasanya akan ditanyakan mengenai hobby. Entah kerasukan malaikat mana, saat itu gue ngisi hobby gue begini kalo tidak salah:'ngasih makan ucrit'. HAHAHAHAHA.

Satu hal yang bikin gue salut sama dia. Dia amat sangat gigih, gigih bukan berarti ambisius, gue tau dia bukan anak yang ambisius, tapi dia pantang menyerah walupun tubuhnya kecil. Pernah suatu hari dia cerita ke gue mengenai masalah pribadinya, gue tau masalahnya ini emang berat. But as i know, she never give up because her problem. I know you're stronger than it looks sist :D

Kalo lw baca tulisan ini, pesen gue cuma satu, tetaplah jadi ucrit yang gue kenal selama ini because knowledge cannot replace friendship.
Share On:

1 komentar :

  1. thanks a loooooooootttttt...
    =)
    B)
    speechless....
    dunia boleh berubah...
    tapi yakinlah...ku kan tetap jadi Ukhti Aulia Rakhmah

    mamen... ^_^

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.